Push-Up

Push-up klasik dari posisi high plank yang menguatkan dada, bahu, dan otot inti lewat repetisi yang terkendali.

Ringkasan

Push-Up adalah gerakan mendorong dengan berat badan tingkat menengah di Flexor yang dimulai dari high plank. Turunkan dada dengan terkendali dan dorong kembali ke atas sementara tubuh tetap dalam satu garis lurus.

Sasaran Push-Up

Kamu akan merasakan kerjanya di dada, bahu depan, trisep, dan otot inti yang menjaga pinggul tetap rata.

Kenapa Push-Up layak masuk rutin kamu

Gerakan ini membangun kekuatan mendorong yang mendasar dan kontrol batang tubuh tanpa alat.

  • Bisa disesuaikan, dari push-up bertumpu lutut sampai repetisi penuh seiring kekuatan bertambah.
  • Manfaatnya terbawa ke olahraga, kebugaran umum, dan aktivitas mendorong sehari-hari.

Cocok untuk siapa

Cocok begitu plank terasa stabil dan kamu ingin repetisi tubuh bagian atas yang berbeban.

Kapan melakukannya

Pakai di blok kekuatan atau pemanasan saat fokusnya adalah teknik push-up. Kebanyakan orang menghabiskan sekitar 45 detik untuk repetisi yang terkendali.

Jaga garis lurus dari kepala sampai tumit dan bernapas stabil di setiap repetisi.

Push-Up adalah gerakan push-up standar dari high plank dengan tangan sedikit lebih lebar dari bahu. Jaga garis lurus dari kepala sampai tumit, turunkan dada dengan terkendali, dan dorong kembali ke atas tanpa membiarkan pinggul melorot.

Aba-aba persiapan

Ambil posisi awal yang stabil dengan postur yang baik. Bergeraklah perlahan dan sengaja melalui rentang yang dimaksudkan.

Catatan praktik

Di Flexor, Push-Up biasanya dijalankan sebagai sekitar 45 dtk per putaran, 1 repetisi, dan 1 set. Sesuaikan takarannya dengan yang terasa masih sanggup kamu jalani, atur napas dengan stabil, dan kurangi intensitas jika ada yang terasa tajam atau tidak aman.

Panduan

Cara melakukan, tips, kesalahan umum, catatan keamanan, dan manfaat Push-Up.

Ikuti aba-aba ini secara berurutan. Bergerak dengan terkendali dan tetap di rentang yang nyaman.

  • Mulai dari posisi high plank dengan tangan sedikit lebih lebar dari bahu.
  • Bentuk garis lurus dari kepala sampai tumit dan kencangkan otot inti.
  • Tekuk siku untuk menurunkan dada ke arah lantai tanpa membiarkan pinggul melorot.
  • Dorong kembali ke posisi plank dan ulangi dengan napas yang stabil.

Pertanyaan umum

Area tubuh mana yang disasar Push-Up?

Push-Up adalah gerakan yang terutama melatih Dada, Bahu, dan Otot Inti. Bergerak dalam rentang yang nyaman dan lewati kalau gerakan ini terasa kurang cocok untukmu.

Otot mana yang dilatih Push-Up?

Otot utama yang terkait dengan Push-Up meliputi Pectoralis Major dan Triceps Brachii. Flexor menyajikan ini sebagai panduan kesehatan umum, bukan penilaian klinis.

Apakah Push-Up cocok untuk pemula?

Push-Up tercantum sebagai Menengah di Flexor. Pilih rentang gerak yang lebih kecil, repetisi yang lebih sedikit, atau variasi yang lebih mudah kapan pun kamu ingin kontrol lebih.

Berapa lama Push-Up sebaiknya ditahan?

Di Flexor, Push-Up berlangsung sekitar 45 dtk per putaran. Sesuaikan waktunya dengan yang terasa masih sanggup kamu jalani, bernapas stabil, dan kendurkan lebih cepat kalau ada yang terasa tajam.

Bagaimana cara melakukan Push-Up?

Push-Up memiliki 4 langkah terpandu. Ikuti secara berurutan di halaman ini, bernapas teratur, dan jaga gerakan tetap halus serta dalam rentang yang nyaman. Berhenti jika ada yang terasa tajam, tidak stabil, atau tidak aman untukmu.

Apakah kamu butuh alat untuk Push-Up?

Tidak. Push-Up adalah gerakan tanpa alat yang bisa kamu lakukan di rumah asal ada cukup ruang untuk bergerak dengan nyaman.

Apakah ini nasihat medis?

Tidak. Flexor memberikan panduan kebugaran dan kesehatan umum. Flexor tidak mendiagnosis, menangani, atau mencegah kondisi medis. Bicarakan cedera, nyeri yang menetap, atau masalah kesehatan dengan tenaga profesional berkualifikasi.

Mulai peregangan bersama Flexor

Rutin terpandu, rencana, dan aba-aba gerakan di iPhone dan Android.

Dapatkan aplikasinya