Pose Prajurit II

Tahan lunge lebar menghadap samping dengan lengan terentang ke depan dan ke belakang untuk membangun daya tahan pinggul dan membuka paha dalam.

Ringkasan

Pose Prajurit II di Flexor adalah lunge menghadap samping dengan lengan terentang setinggi bahu. Pinggul dan badan terbuka ke samping sementara lutut depan menekuk di atas tengah telapak kaki.

Sasaran Pose Prajurit II

Kamu akan merasakan otot paha depan dan otot bokong kaki depan bekerja, dengan tarikan memanjang di paha dalam dan selangkangan kaki belakang.

Kenapa Pose Prajurit II layak masuk rutin kamu

Pose ini mengembangkan daya tahan pinggul dalam kuda-kuda terbuka — kontras yang jelas dengan Pose Prajurit I yang menghadap depan dan keseimbangan satu kaki Pose Prajurit III.

  • Tahan di tiap sisi dengan lengan setinggi bahu.
  • Tidak perlu alat.

Cocok untuk siapa

Pelaku gerak tingkat menengah yang sanggup menahan lunge dengan nyaman dan ingin pembukaan pinggul lebih banyak.

Kapan melakukannya

Pemanasan, alur yoga, atau sesi tubuh bagian bawah. Kebanyakan orang menahan sekitar 45 detik per sisi.

Julurkan lengan ke arah berlawanan setinggi bahu dan arahkan pandangan melewati tangan depan.

Pose Prajurit II membuka pinggul ke samping — kuda-kuda lebar, lutut depan menekuk di atas tengah telapak kaki, kaki belakang memanjang, dan lengan menjulur ke arah berlawanan setinggi bahu. Pandangan mengikuti tangan depan sementara badan tetap tegak.

Aba-aba persiapan

Ambil posisi awal yang stabil dengan postur yang baik. Bergeraklah perlahan dan sengaja melalui rentang yang dimaksudkan.

Catatan praktik

Di Flexor, Pose Prajurit II biasanya dijalankan sebagai sekitar 45 dtk per putaran, 1 repetisi, dan 1 set. Sesuaikan takarannya dengan yang terasa masih sanggup kamu jalani, atur napas dengan stabil, dan kurangi intensitas jika ada yang terasa tajam atau tidak aman.

Panduan

Cara melakukan, tips, kesalahan umum, catatan keamanan, dan manfaat Pose Prajurit II.

Ikuti aba-aba ini secara berurutan. Bergerak dengan terkendali dan tetap di rentang yang nyaman.

  • Langkahkan kaki lebar, arahkan ujung kaki depan ke depan, dan serongkan kaki belakang sedikit ke dalam.
  • Tekuk lutut depan di atas tengah telapak kaki sambil menjaga kaki belakang tetap memanjang.
  • Julurkan lengan ke arah berlawanan setinggi bahu dan arahkan pandangan melewati tangan depan.
  • Tahan Pose Prajurit II dengan tulang rusuk tersusun di atas pinggul, lalu ganti sisi.

Pertanyaan umum

Apa bedanya Pose Prajurit II dengan Pose Prajurit I dan Pose Prajurit III?

Pose Prajurit II adalah kuda-kuda terbuka yang menghadap samping: pinggul dan badan mengarah ke samping, lengan menjulur ke depan dan ke belakang, dan pandangan melewati tangan depan. Pose Prajurit I menghadap ke depan dengan lengan di atas kepala, sedangkan Pose Prajurit III adalah pose keseimbangan: kamu berdiri di satu kaki dengan badan dan kaki belakang menjulur sejajar lantai.

Area tubuh mana yang disasar Pose Prajurit II?

Pose Prajurit II adalah gerakan Peregangan Aktif yang terutama melatih Pinggul, Otot Bokong, dan Kuadrisep (Paha Depan). Bergerak dalam rentang yang nyaman dan lewati kalau gerakan ini terasa kurang cocok untukmu.

Otot mana yang dilatih Pose Prajurit II?

Otot utama yang terkait dengan Pose Prajurit II meliputi Gluteus Maximus, Rectus Femoris, dan Otot Adduktor Pinggul. Flexor menyajikan ini sebagai panduan kesehatan umum, bukan penilaian klinis.

Apakah Pose Prajurit II cocok untuk pemula?

Pose Prajurit II tercantum sebagai Menengah di Flexor. Pilih rentang gerak yang lebih kecil, repetisi yang lebih sedikit, atau variasi yang lebih mudah kapan pun kamu ingin kontrol lebih.

Berapa lama Pose Prajurit II sebaiknya ditahan?

Di Flexor, Pose Prajurit II berlangsung sekitar 45 dtk per putaran. Sesuaikan waktunya dengan yang terasa masih sanggup kamu jalani, bernapas stabil, dan kendurkan lebih cepat kalau ada yang terasa tajam.

Bagaimana cara melakukan Pose Prajurit II?

Pose Prajurit II memiliki 4 langkah terpandu. Ikuti secara berurutan di halaman ini, bernapas teratur, dan jaga gerakan tetap halus serta dalam rentang yang nyaman. Berhenti jika ada yang terasa tajam, tidak stabil, atau tidak aman untukmu.

Apakah ini nasihat medis?

Tidak. Flexor memberikan panduan kebugaran dan kesehatan umum. Flexor tidak mendiagnosis, menangani, atau mencegah kondisi medis. Bicarakan cedera, nyeri yang menetap, atau masalah kesehatan dengan tenaga profesional berkualifikasi.

Mulai peregangan bersama Flexor

Rutin terpandu, rencana, dan aba-aba gerakan di iPhone dan Android.

Dapatkan aplikasinya